Kolaborasi Warga dan Mahasiswa KKN dalam Menggalakkan Ketahanan Pangan di Sranten, Boyolali

Foto Bersama Masyarakat dan Mahasiswa KKN STMM (Dok. Tim Digiswara)

20 Juli 2025 – Warga RT 02/RW 02 Dusun Sranten, Desa Sranten, Kecamatan Karanggede, Kabupaten Boyolali, melaksanakan program kerja mandiri berupa penanaman bibit sayuran sebagai upaya meningkatkan ketahanan pangan di lingkungan desa. Kegiatan ini mendapat dukungan langsung dari para mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang tengah mengabdi di desa tersebut.

     Program penanaman bibit sayuran ini diinisiasi sepenuhnya oleh masyarakat setempat sebagai bentuk kesadaran akan pentingnya kemandirian pangan. Ada tiga jenis bibit tanaman yang akan dibudidayakan antara lain bibit pohon cabai, bibit pohon terong, dan bibit pohon tomat. Proses penanaman ini dilakukan menggunakan media polybag dan ditempatkan di sepanjang jalan serta area pekarangan warga, agar mudah dirawat dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat sekitar. Untuk memastikan keberhasilan program ini, perangkat desa akan berusaha melakukan pemantauan secara berkala terkait perkembangan bibit tanaman yang sudah diberikan.

     Mahasiswa KKN dari Sekolah Tinggi Multimedia Yogyakarta turut hadir membantu pelaksanaan teknis kegiatan tersebut, mulai dari persiapan media tanam, pendistribusian bibit tanaman, hingga pendampingan selama proses penanaman. Kehadiran ini menjadi bentuk nyata dukungan para mahasiswa terhadap inisiatif dan inspiratif dari masyarakat. Ketua RT 02 Bapak Sumarno menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan oleh mahasiswa KKN. “Kami sangat terbantu dengan keterlibatan adik-adik mahasiswa KKN. Kerja sama seperti ini membawa semangat gotong royong yang luar biasa dan semoga dapat menjadi pengalaman yang berharga juga bagi para mahasiswa,” tuturnya. 

     Partisipasi mahasiswa dalam kegiatan ini merupakan wujud komitmen dalam mendukung aktivitas masyarakat desa selama masa KKN. Keterlibatan ini menjadi bagian penting dalam menciptakan hubungan harmonis dan sinergis antara mahasiswa dan masyarakat. Melalui kegiatan ini, warga berharap dapat memperkuat ketahanan pangan lokal dan mendorong semangat bertani secara mandiri dalam skala rumah tangga.

 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *